:: Informasi

 Jdwl Penerbangan
 Jdwl Kedatangan
 Jdwl Keberangkatan
 Layanan Informasi
   » Hotel
   » Jadwal Kereta Api
   » Rumah Sakit
   » Telepon Penting
   » Waktu
 Wisata
 Potensi Daerah
Data Bandara

:: Jumlah Pengunjung
779314






| Home| Kantor Airlines| Forum| Peta|



WELCOME TO PALEMBANG

Dari seberang landasan pacu, wujud gedung terminal baru Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sepintas seperti tenda sirkus karena atap kerucutnya yang khas. Bangunan yang mulai dibangun tahun 2003 itu sosoknya semakin terlihat cantik setelah dicat dengan warna-warna tanah. Padahal lima tahun lalu, kawasan bakal bandara baru tersebut berdiri adalah hamparan rawa-rawa. Untuk pelaksanaan proyek, lahan rawa itu ditimbun sedalam 8-10 meter. 'Untuk memastikan bangunan berdiri kokoh kami memasang 700 tiang pancang, masing-masing sedalam 25 meter,' ujar Indra Tjahya, Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Palembang. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II memiliki sejarah panjang. Bandara tersebut sempat menjadi ajang pertempuran udara antara Belanda dan Jepang. Sisa-sisa pertempuran berupa bom, masih tersebar di lokasi bandara.

Sedikitnya ditemuka n 49 bom selama pengerjaan perpanjangan landasan. Saat masih berstatus sebagai Lapangan Udara Talang Betutu, bandara itu pun menjadi saksi mendaratnya pasukan RPKAD. Pasukan itu diterjunkan untuk mengatasi pergolakan internal sesama pejuang kemerdekaan di Sumatera Bagian Selatan pada tahun 1957. Kemajuan penerbangan komersial di Indonesia yang semakin marak mendorong penggunaan jasa transportasi udara menuju angka pertumbuhan yang fantastis. 'Tahun 2004, bahkan menembus 1,2 juta penumpang,' kata Kepala Angkasa Pura II Palembang Tedjo Martojo.

Untuk pertama kalinya pula, pada tahun 2004 PT Angkasa Pura II Cabang Palembang berhasil membukukan keuntungan. 'Keuntungannya kecil sih, karena penerimaan kami yang Rp 10 miliar sebanding dengan pengeluarannya,' kata Tedjo. Fasilitas bandara saat ini terbilang sederhana. Luas terminal hanya 2.265 meter persegi, apron hanya mampu menampung empat pesawat, dan areal parker hanya muat 100 mobil. Adapun bandara baru yang berada di seberangnya sangat luas dan menyediakan kenyamanan yang lebih bagi para pengguna jasa. Indra mengatakan, pihaknya tidak melupakan kodrat asal kawasan bandara sebagai rawa. 'Bagaimanapun karakter rawa sebagai lahan penyimpan air tetap harus diperhatikan,' katanya. Maka di lahan yang tersisa di belakang gedung perawatan bandara dan pengelolaan limbah, pengelola proyek membuat dua kolam retensi dengan kedalaman delapan meter. Di sekitar kolam dan jalan masuk ke bandara juga akan ditanami pohon-pohon khas Sumsel. 'Seluruh kawasan terbuka akan dihijaukan dengan pohon-pohon seperti duku, sawit, atau durian,' kata Indra.

Dengan konsep serba alami itu, bandara baru dapat menjadi alternatif rekreasi bagi warga Palembang. 'Paling tidak, bisa jadi obyek wisata alam kedua setelah Punti Kayu,' ucapnya seraya tersenyum. (doty damayanti)




:: Saran & Kritik
Nama :
Komentar :


:: POLLING
Jasa Airlines manakah yang anda sukai?
Garuda
Lion
Sriwijaya
Air Asia
Batavia
Silk Air
Linus Airways
Pelita
Wings Air
Riau Airlines